Macam - macam kelainan jiwa :
1). Skizofrenia.Skizofrenia merupakan bentuk psikosa fungsional paling berat, dan menimbulkan disorganisasi personalitas yang terbesar.
Dalam kasus berat, klien tidak mempunyai kontak dengan realitas, sehingga pemikiran dan perilakunya abnormal.
Perjalanan penyakit ini secara bertahap akan menuju kearah kronisitas, tetapi sekali-kali bisa timbul serangan.
Jarang bisa terjadi pemulihan sempurna dengan spontan dan jika tidak diobati biasanya berakhir dengan personalitas yang rusak ” cacat ”
2). Depresi
Depresi merupakan satu masa terganggunya fungsi manusia yang berkaitan dengan alam perasaan yang sedih dan gejala penyertanya, termasuk perubahan pada pola tidur dan nafsu makan, psikomotor, konsentrasi, kelelahan, rasa putus asa dan tak berdaya, serta gagasan bunuh diri
3). Kecemasan
Suatu keadaan seseorang merasa khawatir dan takut sebagai bentuk reaksi dari ancaman yang tidak spesifik
Dll
Dan gue tertarik buat tau lebih tentang, Skizofrenia :
Pada umumnya penyakit jiwa terbagi dalam 2 kategori, yaitu psikosa dan neurosa, bila pada neurosa pasien masih dapat membedakan mana yang realitas dan mana yang bukan realitas tapi pada psikosa pasien sudah menunjukan tanda-tanda kehilangan realitas.
Orang awam bilang ”gila”. Maka skizofrenia termasuk gangguan psikosa.
BEBERAPA TIPE SKIZOFRENIA
1. Skizofrenia Paranoid ditandai dengan gejala : deluasi (waham) dan halusinasi dengan tema curiga, diancam, atau waham kebesaran
2. Disorganized Skizofrenia ditandai dengan bicara, dan perilaku ‘tidak nyambung’, emosi datar atau tidak tepat
3. Skizofrenia. Katatonik ditandai dengan gejala pasien hampir tidak mempunyai respon terhadap lingkungan, gangguan pada aspek motorik dan verbal
4. UNDIFFERENTIATED Skizofrenia, pasien tidak masuk dalam kategori manapun.
5. Skizofrenia. Residual didapat adanya riwayat minimal 1 episode gejala positif yang akut tetapi saat ini tidak menampakkan gejala positif.
Teori terakhir tentang skizofrenia menunjukan bahwa gangguan jiwa ini dapat diturunkan secara genetik.
Keluarga generasi pertama dari penderita skizofrenia memiliki kemungkinan sepuluh kali lipat lebih besar untuk menderita gangguan yang sama. Sedangkan pada keluarga generasi kedua dan ketiga, kemungkinan ini berkurang jauh. Pada anak kembar satu telur, kemungkinan bahwa anak kedua menderita skizofrenia setelah salah satunya menderita skizofrenia adalah sekitar 50 persen. Sedangkan pada anak kembar yang berasal dari dua telur, kemungkinan ini berkurang jauh sekali.
Dan, menurut hasil googling gue "kenapa penderita bisa menghayal terus" itu karena di pikiran dia ada yang ngebisikin gitu lah. Maaf ga di copas sama gue karna gue bingung ngeringkas nya. Itu artikelnya panjang banget.
Terus katanya kalo penderita udah akut, dia bakal susah komunikasi sama lingkungan sekitar. Diajak ngomong ga nyambung, mukanya diem aja ga pernah ada ekspresi. Dalam kasus yang lg gue cari tau ini kayanya si penderita Alhamdulillah belom nyampe pada tahap yang ini.
Eh ya, gue bukan sok sok menganalisis dan langsung nge cap dia sebagai penderita ini ya. Gue cuma mau tau aja tentang penyakit ini. Jadi buat temen temen gue yang mau baca gue copas di blog ini.
Dan maaf kalo artikel nya cuma dikit. Soalnya pas gue googling banyak artikel yang udah terlalu mendalam tentang penyakit ini dan bahasa nya bahasa dokter. Jadi buat orang awam kaya gue dan temen2 gue yakin gak bakal ngerti.
Happy Reading!
♥N
19:34